Pernyataan Sikap Terkait “Pekan Kondom Nasional”

Bismillahirrohmanirrohiim

Pekan Kondom Nasional sebagai upaya mengurangi penyebaran HIV/AIDS, dengan berbagai aktivitasnya, telah menuai polemik di tengah-tengah masyarakat Indonesia. Terkait dengan kegiatan tersebut, kami Masyarakat Islam Indonesia di Australia Selatan (MIIAS) merasakan keprihatinan yang mendalam dan menyatakan sikap sebagai berikut:

  1. Penyebaran HIV/AIDS terutama disebabkan oleh perilaku yang menyimpang dari norma agama (sex bebas/sex di luar nikah) dan bukan disebabkan oleh digunakan atau tidaknya alat kontrasepsi (kondom).
  2. Sebagai salah satu alat kontrasepsi, kondom seharusnya dipergunakan dalam hubungan yang sah secara hukum agama dan hukum negara.
  3. Kegiatan pencegahan HIV/AIDS di luar upaya mengeliminasi penyebab utamanya, dalam hal ini melalui kampanye penggunaan kondom ke seluruh lapisan masyarakat (termasuk generasi muda yang belum menikah), tidak hanya akan kontra produktif tapi juga akan menimbulkan dampak lain yang lebih mengerikan, karena seakan mendorong/melegalkan dilakukannya sex di luar nikah/zina asal menggunakan kondom.
  4. Agama Islam telah memberikan tuntunan yang jelas dalam menyikapi perzinaan, sebagaimana firman Allah SWT sebagai berikut:
    وَلَا تَقْرَبُوا الزِّنَا إِنَّهُ كَانَ فَاحِشَةً وَسَاءَ سَبِيلًا
    “Dan janganlah kalian mendekati zina; Sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji, dan suatu jalan yang buruk.” (Al-Israa’: 32)
  5. Oleh karena itu, kami Masyarakat Islam Indonesia di Australia Selatan, menolak segala upaya pencegahan penyebaran HIV/AIDS melalui kegiatan-kegiatan yang bertentangan dengan norma agama Islam dan adab kesopanan masyarakat Indonesia, termasuk dalam hal ini Pekan Kondom Nasional, dan mendukung keputusan Kementerian Kesehatan untuk menghentikan kegiatan tersebut.
  6. Mendukung upaya-upaya dalam mencegah penyebaran HIV/AIDS dengan melibatkan lintas kementrian (Kementrian Kesehatan, Kementrian Pendidikan Nasional, Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif) dan melibatkan segenap komponen masyarakat Indonesia (organsasi keagamaan, organisasi pemuda dan mahasiswa dan lain-lain), sehingga upaya tersebut bisa dilakukan secara intensif dan menyeluruh.

Demikian pernyataan sikap kami, semoga Alloh senantiasa melindungi Indonesia dari segala bahaya dan musibah, dan menjadikan Indonesia negeri yang baik dan penuh ampunan Allah, “Baldatun thoyyibatun wa robbun ghofur.

Adelaide, 5 Desember 2013

Masyarakat Islam Indonesia di Australia Selatan
Unit 32, 2 Ayliffes Road
Bedford Park, South Australia 5042
+61 424 307 500
sekretariat.miias@gmail.com
www.miias.org

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*